Lebanese Coffee Sarana Pendekatan Kepada Masyarakat Dier Siriane Lebanon Selatan

( Puspen TNI) Kegiatan ngobrol di warung kopi merupakan suatu hal yang mengasikkan, seperti halnya di Indonesia bahwa warung kopi merupakan tempat yang nyaman untuk saling bercerita dan bercengkrama. Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R Unifil dalam melaksanakan pendekatan kepada masyarakat lokal dengan melaksanakan kegiatan teritorialnya mengunjungi warung kopi dan berbelanja di kios-kios yang berada di AOR (Area of Responsibility) Indobat tepatnya di Dier Siriane Village Lebanon Selatan, Jum’at (12/04/2024).

Staf CIMIC Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R Unifil kali ini melaksanakan kegiatan Community Engagement Walk (CEW) di wilayah Dier Siriane dengan berbelanja di kios-kios, dan salah satu warga yang bernama bapak Ali mempersilahkan untuk mampir sejenak menikmati Lebanese Coffee di warungnya.

“Ahlan wa sahlan habibi… (selamat datang saudara), silahkan mampir ngopi dulu disini”, sambut bapak Ali dengan wajah ramahnya.

Seperti kita ketahui bahwa semenjak konflik terjadi di Lebanon, situasi menjadi tidak kondusif dan masyarakat banyak yang mengungsi sehingga warung-warung sekitar menjadi sepi pengunjung, cerita Ali sambil menyajikan kopi buatannya.

Kasi CIMIC Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan, S.H. menyampaikan bahwa komunikasi dengan warga setempat harus dijalin dengan baik, dan melalui kegiatan CEW menurutnya sangat efektif sebagai sarana pendekatan kepada masyarakat lokal.

“Sambutan masyarakat Dier Siriane yang hangat dan ramah menunjukkan kerinduan mereka kapada situasi yang aman dan damai”, terangnya.

Lebanese Coffee yang merupakan traditional Arabic coffee yang diolah sendiri secara tradisional oleh masyarakat Dier Siriane dan disajikan dengan keramahan serta dilengkapi dengan cerita-ceritanya memiliki rasa yang tidak kalah nikmat dengan kopi-kopi buatan pabrikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *