PEMBANGUNAN TURAP DI DS. PABUARAN KEC. GUNUNGSINDUR DENGAN PADAT KARYA

BOGOR_Lenterakhatulistiwa.com
Program Pembangunan Desa Padat Karya Tunai harus dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh agar dapat memberikan kesempatan kerja dan tambahan upah kepada masyarakat miskin desa.
Pelaksanaan Padat Karya Tunai perlu mempertahankan gotong royong dan partisipasi dari masyarakat desa sehingga pembangunan yang dihasilkan dapat terpelihara dengan baik dan berkelanjutan.
Pembangunan desa tidak akan lengkap tanpa adanya pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah, limbah, lingkungan pemukiman, dan pengembangan energi.

Berkaitan dengan pembangunan desa padat karya, sejak tgl. 05 Juli 2018 lalu Ds. Pabuaran Kec. Gunungsindur melaksanakan pembangunan turap dan saluran drainase di 2 titik, yaitu di Kp. Kalurahan Rt. 001/Rw. 001, volume 210 x 1 x 0,3 M2 dengan nilai biaya Rp. 94.315.925,- juga Jln. Poncol volume 50 x 1,5 x 0,5 M2 senilai Rp. 46.113.000,-.

Ketika awak media turun ke lokasi pembangunan turap dan pembuatan saluran drainase, ditemani oleh Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Guntur, Sekretaris M. Riski, serta anggotanya M. Boih, Asri dan Ata Beringin, mendapat informasi kalau pekerjaan tersebut dilaksanakan secara padat karya. Yang artinya tidak dikerjakan oleh kontraktor, melainkan diberdayakan tenaga warga sekitar wilayah yang sedang menganggur.
Ketika ditemui di ruang kerjanya, Kepala Desa Pabuaran Mad Aidin SE merasa sangat puas dengan pembangunan padat karya, dan berharap warganya yang sulit mendapatkan pekerjaan bisa memperoleh nafkah untuk keluarga. Dan nantinya setelah selesai dilaksanakan pembangunan turap, lingkungan desa menjadi lebih baik. Sehingga warga desa maupun masyarakat pengguna jalan dapat melintas lebih nyaman, dan perekonomian warganya bisa lebih baik lagi.(yusuf)