PT Bukit Asam TBK Gelar Acara Hari lingkungan Hidup sedunia Tahun 2018

Tanjung Enim -Sumsel
LenteraKhatulistiwa.com

Dalam rangka Hari lingkungan hidup sedunia PT Bukit Asam.Tbk menggelar acara pengolahan limbah sampah Non -B3 secara online bersama mall Sampah Indonesia tahun 2018 di Gedung GSG lantai empat PT Bukit Asam Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim Sumsel.Rabu (06/06/2018).

“Acara ini di hadiri manajer lingkungan hidup ptba Sujono dan perwakilan perusahaan karyawan, instansi pemerintah, kepala desa, masyarakat dan pelajar siswa siswi di lingkungan kecamatan lawang kidul.

Sujono selaku manajer lingkungan hidup Ptba menyampaikan mari kita menjaga lingkungan kita dan membudidayakan daur ulang Limbah sampah yang di buang oleh lingkungan masyarakat sekitarnya, sampah bisa kita daur ulang kembali bisa untuk meningkatkan penghasilan kehidupan para pengepul sampah.

“Lanjut di sampaikan oleh camat Lawang kidul Drs. Rahmat Nopiar mengajak mari kita tanggulangi sampah terutama di lawang kidul karna sampah semakin lama semakin menumpuk dampak dari sampah sangat menggangu kesehatan kita,”ungkap Rahmat Nopiar.

Sujono manajer lingkungan hidup, memberikan kepada peserta kelengkapan atribut, memasangkan rompi pertama secara simbolis pengelolahan Mall Sampah kepada perwakilan masyarakat. Peserta pengelolah daur ulang sampah,” lanjut dan juga pihak manajer lingkungan hidup ptba mengadakan dofres untuk para peserta perwakilan yang hadir dalam acara Mall Sampah.
Adi Saifullah putra, founder mall sampah, juga menyampaikan para peserta undangan yang hadir, mengajak masyarakat mari kita jangan membuang sampah sembarangan, sampah bisa kita jadikan daur ulang sampah kita kelola bersama atau kita  bisa membudayakan para pemulung sampah di lingkungan kita. Sampah semakin lama semakin menumpuk di full sampah. Dari tumpukan sampah sekitar 187.2 million ton /year atau 10% Recycled setiap tahun.ujar,” Adi saiful putra.

“Salah satunya contoh keberhasilan pengelolah Sampah Rumah tangga di daur ulang. Nurpai umur 48 Tahun beralamat di Tegal Rejo kecamatan Lawang Kidul, selaku pembeli Sampah yang ada di lingkungan Tanjung enim, Nurpai menggelut pekerjaan di mulai dari tahun 1995 sampai sekarang sudah 15 tahun.dari pekerjaan yang dia lakukan bisa menghidupi keluarganya,dari penghasilan limbah sampah. Nurpai dalam keseharianya dia tekuni bisa menghasilkan uang Rp.350.000 perhari bisa membayai anaknya sekolah sampai ke perguruan tinggi dari penghasilan pemulung Limbah Sampah,”Pungkasnya. (Agus v).