Wisata Religi Diharapkan Bisa Menggenjot PAD Kota Bogor

Bacaleg dari Partai Perindo Kota Bogor Megawati Rachman, menuturkan,”Sektor parawisata religi dapat dijadikan leading sector, ini diharapkan mampu menggenjot pendapatan asli Daerah (PAD) bersama sektor ekonomi kreatif, dan infrastruktur.

Pariwisata religi memiliki peranan penting. Impact-nya juga dapat terasa langsung bagi kemakmuran daerah.
Apalagi modal untuk mengembangkan pariwisata relatif murah. Selain itu, pariwisata banyak menciptakan lapangan kerja.Persiapan pariwisata sebagai leading sektor terus dikebut.”ujarnya saat di hubungi via Whatsapp Kamis
(29/03).

Ia menjelaskan, “Anggaran disiapkan. Pengembangan infrastruktur juga dipercepat. Yang paling penting, perizinan bagi investor dipermudah.
Selama ini mayoritas event masih bersifat seremonial. Untuk kedepannya diharapkan dapat mengkurasi beberapa event untuk dijadikan sebagai annual event yang mempunyai daya tarik wisata

Salah satunya, papar Mega, “Ialah destinasi yang bisa digali semisal keberadaan Masjid al-mustofa, sarana ibadah tertua yang dibangun pada tahun 1728 silam.
Lokasi tempat peribadatan umat islam itu merupakan cagar budaya semenjak tahun 2010, mesjid tersebut memiliki peninggalan sejarah yaitu Al Qur’an dan naskah khutbah yang ditulis tangan oleh Tubagus Al Mustofa Bakrie.

Menurutnya, “Kawasan itu bisa dijadikan sebagai wisata religi. Selain itu pemerintah kota Bogor harus mempersiapkan kawasan khusus untuk destinasi wisata kuliner seperti kawasan Malioboro di Yogyakarta.

Keseriusan dalam hal ini akan terlihat dari bagaimana Pemerintah daerah memprioritaskan sumber daya dan anggaran di pariwisata. Seperti halnya mengenai besaran anggarannya, untuk itu Walikota Bogor mendatang harus yang benar-benar committed dan konsisten membangun pariwisata, karena tugasnya menentukan arah dan mengalokasikan sumber daya.”tukas Mega.

(Apih)