Tak Ada Tenaga Ahli, 4 RS di Bogor Lempar Bola Pasien Asal Cileungsi

BOGOR (BS)– Dengan alasan tak memiliki tenaga ahli dan minimnya peralatan untuk penanganan sakit jantung maupun pembuluh darah di RS Mery Cileungsi, pasien bernama Odeh binti Enin (54) warga RT01/RW05 Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, ini terlunta-lunta keluar dari RS Mery tanpa rujukan ke rumah sakit lainnya, Senin (9/10/2017) kemarin.
Informasi dari keluarga pasien, bahwa bagian kaki pasien seperti lumpuh karena pembuluh darah tak mengalirkan darah ke bagian bawah tubuhnya.
Pasien tersebut akhirnya dibawa keluarganya ke RS. Thamrin Cileungsi untuk mendapatkan penanganan pertama, dan kemudian oleh RS. Thamrin dirujuk ke RS. Polri Kramat Jati untuk mendapat penanganan lebih lanjut, Selasa (10/10/2017) pagi.
“Pasien sakit sudah tiga bulan lebih. Pasien mengalami kelumpuhan di bagian kaki. Kemarin pada senin pihak keluarga membawanya ke RS. Mery dari jam 3 sore sampai jam 5 sore saja. Pasien berada di ruang UGD RS. Mery hanya dua jam saja berada disana kemudian pulang kembali tanpa rujukan ke rumah sakit lainnya,” terang Bombom (35), keluarga pasien.
Selain itu, sebelum Odeh dibawa ke rumah sakit Mery, ia sempat dibawa ke RS. Sentra Medika dan rumah sakit yang berada di Cikaret Cibinong, namun katanya kedua rumah sakit di Cibinong tersebut tak bisa menangani pasien dikarenakan terkendala tenaga ahli dan peralatannya.